30 Juli 2017•Update: 31 Juli 2017
Kyew Ya Lynn
YANGON, Myanmar
Departemen Kesehatan dibawah Kementerian Kesehatan dan Olahraga di Myanmar memastikan pada Sabtu dua pasien positif virus H1NI meninggal di rumah sakit di Yangon, menjadikan total korban flu babi di negara tersebut sebanyak 7 sejak Selasa.
Toal 41 orang terinfeksi virus H1N1 yang dikenal dengan nama flu babi, dan sedang dirawat di sejumlah rumah sakit di Yangon, menurut rilis dari departemen itu.
Pada Kamis dilaporkan 30 pasien lainnya ditemukan positif terinfeksi virus tersebut.
Tujuh korban yang meninggal termasuk seorang perempuan 25 tahun dalam kondisi hamil dan gadis 5 tahun.
Kemeterian juga pada Kamis memastikan wabah flu burung di Dawei, ibukota wilayah Tanintharyi, dan menambahkan bahwa sekitar 2.000 unggas ayam dimusnahkan pada 16 Juli untuk mencegah penyebaran virus H5N1.
Menurut laporan media setempat, pihak berwenang memberlakukan pelarangan sementara untuk penjualan ayam dan telur ayam, dan menutup semua sekolah (tidak termasuk universitas) di Dawei minggu ini.
Wabah flu babi pertama di Myanmar ditemukan pada 2009 dengan 66 pasien positif memiliki virus H1N1. Tidak ada korban yang dilaporkan.