Zafer Fatih Beyaz
25 Mei 2022•Update: 25 Mei 2022
ANKARA
Lima tentara Turki tewas akibat bentrokan dengan teroris PKK di Irak utara, dekat perbatasan Turki, menurut Kementerian Pertahanan Turki pada Selasa.
Tiga dari mereka tewas saat bentrokan meletus antara pasukan Turki dan para teroris di wilayah di mana Turki meluncurkan operasi anti-teror terbarunya, Cakar-Kunci.
Empat anggota pasukan Turki lainnya juga terluka dalam serangan itu, dan mereka telah dibawa ke rumah sakit, di mana dua di antaranya meninggal karena luka parah mereka.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
Turki telah meluncurkan operasi berturut-turut terhadap PKK di Irak utara sejak 2020, yang terbaru Operasi Cakar-Kunci pada April untuk menargetkan tempat persembunyian PKK di wilayah Metina, Irak.
Operasi itu didahului oleh operasi Cakar-Harimau dan Cakar-Elang, yang diluncurkan pada 2020 untuk membasmi teroris yang bersembunyi di Irak utara dan tengah merencanakan serangan lintas perbatasan di Turki.