Muhammad Abdullah Azzam
19 Juni 2018•Update: 19 Juni 2018
Emre Aytekin
MANILA
Tentara Filipina telah melakukan operasi terhadap kelompok teroris Daesh di Provinsi Mindanao, wilayah yang mayoritas ditingali penduduk Muslim, Senin.
Juru bicara militer Filipina, Kolonel Romeo Brawner, mengatakan bahwa lima militan, termasuk Owayda Benito Marohombsar, pemimpin kelompok teroris Daesh di daerah Lanao del Sur tewas dalam serangan udara dan serangan darat.
Kelompok teroris di daerah tersebut berjumlah dari 40 orang.
Terjadi bentrokan sengit antara militan Daesh dengan pasukan keamanan dalam operasi anti teroris itu, dan ratusan warga sipil harus meninggalkan wilayah tersebut.
Marohombsar adalah salah satu pemimpin Daesh yang memimpin pemberontakan tahun lalu di Marawi, kota terbesar provinsi itu.
Marohombsar dan anak buahnya telah meninggalkan kota sebelum pasukan keamanan melakukan operasi terhadap mereka pada bulan Oktober tahun lalu.