Dilara Hamit
18 November 2022•Update: 21 November 2022
ANKARA
Sedikitnya 21 orang tewas dan beberapa lainnya menderita luka-luka setelah kebakaran terjadi pada Kamis di sebuah gedung di Jalur Gaza di kamp pengungsi Jabalia, menurut pejabat kesehatan.
Laporan mengatakan korban tewas termasuk wanita dan anak-anak yang ditemukan di gedung tempat kebakaran. Jumlah korban terluka tidak diumumkan.
Tim pertahanan sipil telah dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke bangunan yang berdekatan.
Kebakaran itu dipicu oleh bensin yang disimpan di dalam gedung, menurut temuan awal, tetapi penyelidikan sedang berlangsung.
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa Menteri Kesehatan Mai al-Kaila memerintahkan agar mereka yang terluka dipindahkan ke rumah sakit Tepi Barat.
Sebuah pernyataan dari juru bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh mengatakan Presiden Mahmoud Abbas mengumumkan masa berkabung nasional pada Jumat.
Jabalia adalah salah satu dari delapan kamp pengungsi di daerah tersebut, yang menampung 2,3 juta orang dan merupakan salah satu lokasi terpadat di sana.