Mohamad Misto
09 Maret 2018•Update: 10 Maret 2018
Mohamad Misto
GHOUTA TIMUR/ANKARA
Setidaknya 19 warga sipil tewas oleh serangan udara rezim Bashar al-Assad di Ghouta Timur, Kamis, ujar agen pertahanan sipil Suriah.
Rezim terus melanjutkan serangan darat dan udara terhadap Ghouta Timur, wilayah pinggiran Damaskus, meski prakarsa gencatan senjata terpisah telah disahkan Rusia dan Dewan Keamanan PBB.
Serangan sejak Kamis pagi itu menargetkan distrik Douma dan Haresta di Ghouta Timur, Sakba, Arbin, Hammuriyah, Beit Sawa, Jisrin, Misraba, Zamalka serta Kafr Batna.
Sejak 19 Februari, setidaknya 881 orang tewas di Ghouta Timur, dan jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena serangan rezim terus berlanjut.
Tempat tinggal bagi 400.000 orang, Ghouta Timur berada di bawah kepungan rezim yang melumpuhkan selama lima tahun terakhir.
Delapan bulan terakhir, rezim meningkatkan intensitas pengepungan sehingga makanan dan obat-obatan yang dibutuhkan ribuan warga sipil sulit masuk ke distrik tersebut.