dunia

15 tewas akibat serangan bersenjata di Nigeria

Banyak rumah milik gembala etnis Fulani dibakar dalam serangan itu

Muhammad Abdullah Azzam   | 06.02.2019
15 tewas akibat serangan bersenjata di Nigeria Ilustrasi: Serangan kelompok militan. (Foto file - Anadolu Agency)

Abuja

Gökhan Kavak

ABUJA

Juru bicara polisi Nigeria Muhammad Shehu mengungkapkan 15 orang tewas dalam serangan bersenjata di kota Gusau.

Selain menewaskan 15 orang, para penyerang juga menculik enam wanita dalam penyerbuan tersebut.

Banyak rumah milik gembala etnis Fulani dibakar dalam serangan itu.

Shehu mengatakan pihaknya telah memulai operasi untuk menyelamatkan para korban yang ditawan.

Sebanyak sembilan orang tewas selama bentrokan yang terjadi selama akhir pekan kemarin.

Komunitas penggembala nomaden etnis Fulani yang bermigrasi ke bagian selatan Nigeria telah dituduh mencuri hewan-hewan ternak dan menyerang penduduk petani lokal.

Kedatangan komunitas penggembala etnis Fulani ke wilayah selatan Nigeria diawali pada abad ke-18, saat seorang ulama bernama Sheikh Usman Dan Fodio yang mayoritas Kristiani.

Kekerasan antara penggembala dan petani menjadi masalah serius di Nigeria, terutama di kawasan agraris di mana kedua pihak sering saling menuduh.

Banyak pemerintah provinsi, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan. Namun yang para penggembala merasa aturan itu tidak adil.

Pengamat mengatakan konflik itu disebabkan perebutan lahan yang makin sengit karena berkurangnya sumber daya alam dan menipisnya kekayaan Danau Chad.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın