Muhammad Abdullah Azzam
22 Januari 2019•Update: 22 Januari 2019
Yeşim Sert Karaaslan dan Merve Yıldızalp
ANKARA
Juru Bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Omer Celik mengatakan pemberantasan organisasi teroris PKK, PYD, YPG terutama Daesh dari wilayah perbatasan Turki akan membebaskan masyarakat di sana dari peristiwa-peristiwa penganiayaan.
Celik mengatakan bahwa ada etnis Arab, Turkmen, dan Kurdi yang hidup bersama-sama di di wilayah tersebut. Sebagian dari mereka sudah merasakan kebebasan dari penganiayaan karena wilayah itu telah dibersihkan dari YPG, yang menggunakan label Kurdi.
Celik mengatakan sebelumnya para teroris telah mengancam keamanan nasional negaranya dengan menembakkan roket dari jarak dekat ke wilayah Hatay dan Kilis di Turki.
Dia mengingatkan bahwa Tujuan Turki melakukan operasi militer hanya untuk menghilangkan ancaman tersebut dan menciptakan keamanan di wilayah perbatasan negaranya.
"Sekali lagi kami mengingatkan bahwa Turki selama operasi-operasi ini menggunakan hak-haknya yang sesuai dengan hukum internasional,” ujar Celik.
Celik menuturkan bahwa jika berada dalam posisi yang sama seperti Turki, negara-negara Barat pun harus mempertimbangkan untuk mengambil tindakan antisipasi tersebut.
Jubir Partai AK Celik menekankan bahwa Barat harus mengakhiri sikap standar ganda dan ketidaktulusan terkait masalah keamanan di perbatasan Turki.
"Siapa yang menghuni di suatu wilayah secara demografis, maka wilayah itu adalah milik mereka,” tukas Celik.