Muhammad Abdullah Azzam
13 November 2020•Update: 13 November 2020
Esber Ayaydin, Muzaffer Cagliyaner
SANLIURFA, Turki
Sedikitnya 42 orang yang diduga memilki hubungan dengan kelompok teror Daesh/ISIS ditangkap di berbagai provinsi Turki, kata sumber keamanan pada Kamis.
Sebanyak 24 tersangka ditangkap dalam operasi oleh tim anti-teror polisi provinsi Sanliurfa, Diyarbakir, dan Bursa, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.
Para tersangka merekrut orang-orang masuk ke kelompok teror tersebut, dan mencoba untuk membawa teroris dari zona konflik ke Turki, dan melakukan pertemuan organisasi, kata sumber tersebut.
Senapan, amunisi, buku, majalah, dan materi digital disita dalam operasi penggerebekan.
Di provinsi Osmaniye selatan, 18 tersangka Daesh/ISIS ditangkap dalam operasi lainnya, menurut sumber tersebut.
Para tersangka terlibat dalam kegiatan propaganda teror dan berbagai materi digital disita dalam penggerebekan tersebut, tambah sumber itu.
Pada 2013, Turki menjadi salah satu negara pertama yang mendeklarasikan Daesh/ISIS sebagai kelompok teroris.
Negara itu diserang oleh para teroris Daesh/ISIS beberapa kali, di mana 315 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam 10 insiden bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat serangan bersenjata.
Sebagai tanggapan, Turki meluncurkan operasi anti-teror di dalam dan luar negeri untuk mencegah serangan-serangan selanjutnya.