Muhammad Abdullah Azzam
10 Februari 2021•Update: 19 Februari 2021
Tuba Sahin, Ali Murat Alhas
ANKARA
Turki meluncurkan program luar angkasa nasionalnya untuk memperkuat posisinya di regional dan di luar angkasa, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.
"Program luar angkasa nasional akan membawa negara kita ke liga yang lebih tinggi dalam perlombaan luar angkasa global," tekan Erdogan selama pertemuan perkenalan program baru di ibu kota Ankara.
Menyoroti program yang disiapkan oleh Badan Antariksa Turki (TUA), Presiden Turki mengatakan negaranya membuka perjalanan ke luar angkasa demi peradaban yang memelopori keadilan, moralitas dan perdamaian di dunia selama berabad-abad.
"Misi utama dan terpenting dari program ini adalah menginjakkan kaki pertama di Bulan untuk mengenang 100 tahun berdirinya Republik Turki pada 2023," kata Erdogan.
Negara akan mempusatkan aktivitas produksi satelit di bawah otoritas tunggal, tambah dia.
Di bawah program luar angkasa nasionalnya, Turki ingin perkuat posisinya di regional dan luar angkasa, imbuh Erdogan.
Turki berencana untuk membangun pelabuhan antariksa serta memastikan akses ke luar angkasa, tegas dia.
Tujuan lain dari program ini adalah untuk meningkatkan daya saingnya di luar angkasa dengan berinvestasi dalam cuaca antariksa, dan meteorologi, kata dia lagi.
Presiden Turki mengatakan negaranya akan meningkatkan efisiensinya dalam hal pengamatan astronomi dan tindak lanjut objek luar angkasa dari Bumi.
Di bawah program tersebut, kata Erdogan, Turki akan semakin mengembangkan ekonomi industri luar angkasa.
Turki akan membangun Kawasan Pengembangan Teknologi Antariksa untuk menyambut investor dalam dan luar negeri, kata presiden negara itu.
Menekankan negara akan mengembangkan sumber daya manusia yang efektif dan kompeten di bidang antariksa, tutur Erdogan.
"Tujuan lain kami adalah mengirim warga Turki ke luar angkasa untuk misi penelitian ilmiah," sebut dia.
Sebagaimana tertuang dalam rencana aksi 100 hari pertama yang diungkap setelah kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dalam pemilu lalu, TUA dibentuk pada Desember 2018 atas keputusan presiden.
Menyinggung program pemerintah di bidang luar angkasa, Erdogan mengatakan 2,1 miliar lira Turki (hampir USD300 juta) disediakan untuk 56 proyek tentang satelit, luar angkasa, sistem peluncuran dan peralatan luar angkasa dalam 18 tahun terakhir.
Saat negara itu mengembangkan teknologi baru seperti satelit observasi, Turki secara penuh akan memastikan keamanan informasi yang diperoleh dari satelit dengan perangkat lunak yang dibuat insinyur Turki, ujar Erdogan.
Saat negara itu mengembangkan teknologi baru seperti satelit observasi, Turki akan memastikan keamanan penuh informasi yang diperoleh dari satelit dengan perangkat lunak insinyur Turki, pungkas dia.