Muhammad Abdullah Azzam
28 November 2019•Update: 29 November 2019
Mehmet Tosun
ANKARA
Seorang anggota teroris senior YPG/PKK dilumpuhkan pada 19 November dalam sebuah operasi oleh Badan Intelijen Nasional (MIT) Turki di Irak utara, kata sumber keamanan Turki pada Kamis.
Otoritas Turki sering menggunakan istilah "melumpuhkan/menetralkan" dalam pernyataannya untuk menyiratkan teroris yang dimaksud, menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Teroris senior yang diidentifikasi sebagai Beraat Afsin - dengan nama sandi Medya Agit – masuk dalam kategori merah dari daftar orang yang dicari oleh Kementerian Dalam Negeri Turki menjadi pemimpin kelompok teroris divisi wanita di Sinjar, Irak.
Setelah bergabung dengan YPG/PKK di daerah pedesaan pada tahun 1997, Afsin berperan dalam serangan bersenjata pada tahun 2000 di Turki.
Pada 2010, Afsin juga ikut dalam kegiatan teroris di wilayah Qandil Irak utara - tempat teroris YPG/PKK bersarang.
Teroris PKK sering menggunakan kawasan Irak utara sebagai pangkalan untuk merencanakan serangan teroris lintas-perbatasan ke Turki.
Militer Turki menggelar serangan udara ke wilayah utara Irak lainnya untuk memusnahkan organisasi teroris PKK/KCK/PYD/YPG, menghentikan serangan-serangan teror terhadap masyarakat dan pasukan keamanan.
Turki memastikan keamanan di perbatasan mengacu pada prinsip membela diri di bawah hukum internasional dan pasal 51 Piagam PBB, ungkap Departemen Pertahanan Turki.