Muhammad Abdullah Azzam
22 Januari 2021•Update: 23 Januari 2021
Abdullah Yasin Guler
ANKARA
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay dan Perdana Menteri Azerbaijan Ali Asadov pada Kamis membahas langkah-langkah peningkatan kerja sama antara kedua negara melalui sambungan telepon.
Wapres Oktay menyambut baik usulan dari PM Azerbaijan Asadov untuk mengadakan pertemuan tentang masalah tersebut.
"Ini juga akan bagus bagi kami. Kami bisa menjamu Anda di Turki, dan mengatasi semua masalah bersama. Ada banyak hal baru yang harus kami lakukan di periode baru," kata Oktay.
Pejabat Azerbaijan diundang berkunjung ke Turki pada bulan Februari.
Asadov juga memberikan ucapan kepada Oktay pada hari ulang tahunnya.
"Anda melakukan hal-hal penting untuk Turki. Tidak hanya untuk Turki tetapi juga untuk saudara Azerbaijan," tutur Asadov.
Hubungan antara negara bekas republik Soviet; Armenia dan Azerbaijan tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh, juga dikenal sebagai Nagorno Karabakh, yang diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.
Ketika bentrokan baru meletus pada 27 September 2020, tentara Armenia melancarkan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan dan bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.
Selama konflik enam minggu, Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desa, sementara setidaknya 2.802 tentaranya gugur di medan perang.
Ada klaim berbeda tentang jumlah korban di pihak Armenia, yang menurut sumber dan pejabat bisa mencapai 5.000 orang.
Kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia pada 10 November 2020 untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja menuju resolusi yang komprehensif.
Sebuah pusat gabungan Turki-Rusia sedang didirikan untuk memantau gencatan senjata. Pasukan penjaga perdamaian Rusia juga telah dikerahkan di wilayah tersebut.
Gencatan senjata dipandang sebagai kemenangan bagi Azerbaijan dan kekalahan bagi Armenia.
Namun, pelanggaran dalam beberapa minggu terakhir, dan sejumlah tentara Armenia bersembunyi di daerah pegunungan itu.