Muhammad Abdullah Azzam
09 Maret 2021•Update: 10 Maret 2021
Aysu Bicer, Gokhan Ergocun
ISTANBUL
Presiden Turki pada Senin mengatakan negaranya akan terus mendukung investasi berdampak (impact investment) yang akan sangat penting untuk pencapaian ekonomi berkelanjutan.
Berbicara pada KTT Bosphorus ke-11, Presiden Recep Tayyip Erdogan mencatat pentingnya keberlanjutan dalam investasi, menambahkan bahwa strategi investasi berdampak akan memiliki manfaat sosial dan lingkungan.
"Inklusivitas dan keberlanjutan investasi sama pentingnya dengan besaran investasi," tutur dia.
"Setiap investasi yang tidak mempertimbangkan barang sosial atau menciptakan nilai tambah untuk pembangunan berkelanjutan adalah investasi yang tidak lengkap. Investasi berdampak, yang menggabungkan keberlanjutan, kewirausahaan sosial dan tanggung jawab sosial, menghadirkan peluang penting bagi umat manusia," kata Erdogan.
Langkah ini akan menjadi "sangat signifikan" untuk mendukung perusahaan menyatukan pendekatan inovatif ini dengan kondisi bisnis dan kehidupan sosial saat ini, tambah dia.
"Kami akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya investasi berdampak,” sumpah Presiden Turki.
Dia menggarisbawahi bahwa pandemi virus korona telah sangat memengaruhi ekonomi, sementara juga berdampak negatif pada banyak bidang mulai dari politik hingga kehidupan sosial.
Turki adalah salah satu dari sedikit negara yang mengatasi krisis ini dengan kerugian minimum, ujar dia.
Erdogan juga mencatat bahwa ekonomi Turki tumbuh 1,8 persen pada 2020 - terbesar di dunia setelah China.
Dia mengatakan bahwa selama masa tersulit akibat wabah itu, Turki telah memberikan bantuan medis kepada 157 negara dan 12 organisasi internasional.
Dukungan dari pemerintah juga ada untuk warga Turki melawan pandemi, sementara itu, bantuan itu telah mencapai 311 miliar lira Turki (lebih dari USD40 miliar), sebut Erdogan.
Acara tersebut diselenggarakan oleh International Cooperation Platform (ICP) dan dihadiri secara internasional oleh akademisi, politisi, dan pakar.
Hidup di zaman ketidakpastian adalah tema utama KTT itu.
KTT dua hari itu akan berfokus pada beberapa bidang, seperti pertanian, kerja sama internasional, kota pintar, industri pertahanan, masa depan sektor keuangan, dan digitalisasi.