Maria Elisa Hospita
11 Agustus 2021•Update: 11 Agustus 2021
Maria Elisa Hospita
JAKARTA
Pemerintah Vietnam merilis strategi nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan kecerdasan buatan (AI) hingga tahun 2030 untuk menjadikan Vietnam sebagai pusat inovasi dan AI di ASEAN dan dunia secara bertahap.
“Strategi ini bertujuan menempatkan Vietnam di antara empat negara terkemuka di ASEAN dan 50 negara secara global dalam hal penelitian, pengembangan, dan penerapan AI dalam 10 tahun mendatang,” kata Menteri Sains dan Teknologi Bui The Duy.
Pada 2030, Vietnam akan mendirikan 50 database terbuka yang saling berhubungan di sektor-sektor ekonomi untuk mendukung upaya tersebut.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Vietnam juga menyempurnakan dokumen hukum dan membuat kerangka hukum mengenai AI.
Sejak pandemi Covid-19 melanda negara itu, penggunaan AI dalam perawatan kesehatan di Vietnam telah menjadi sorotan dunia.
AI telah membantu meringankan beban tenaga kesehatan melalui aplikasi penelusuran dan peta epidemiologi.
Universitas Sains dan Teknologi Hanoi menjadi pusat internasional AI di bawah model pusat penelitian internasional.
Menteri Duy mengatakan pembangunan Pusat Inovasi Nasional dimulai di Hoà Lạc Hi-Tech Park untuk mendukung sistem start-up di Vietnam.