Pizaro Gozali Idrus
17 Juni 2020•Update: 18 Juni 2020
JAKARTA
Pemerintah Thailand menyetujui tiga paket stimulus senilai 22,4 miliar bath (USD720 juta) atau sekitar Rp10,1 triliun untuk menghidupkan kembali pariwisata domestik yang terpuruk akibat Covid-19, lansir Bangkok Post pada Rabu.
Deputi juru bicara pemerintah Traisuree Taisaranakul mengatakan paket yang diusulkan oleh Kementerian Pariwisata dan Olahraga akan berjalan Juli hingga Oktober.
“Dana berasal dari rencana pemulihan ekonomi akibat Covid-19 sebesar 400 miliar baht (USD12,8 miliar) yang dikeluarkan Kementerian Keuangan,” kata Traisuree.
Traisuree mengatakan paket pertama senilai 2,4 miliar baht atau USD77 juta akan mendanai perjalanan liburan untuk 1,2 juta relawan kesehatan dan pejabat rumah sakit yang akan menggunakan layanan dari perusahaan wisata.
Traisuree menyampaikan subsidi dibatasi hingga 2.000 baht atau USD64 per wisatawan untuk perjalanan setidaknya dua hari satu malam dan diharapkan dapat membantu 13.000 perusahaan wisata.
Selanjutnya, kata dia, Paket kedua senilai 18 miliar baht atau USD578 juta akan mendanai subsidi akomodasi, makanan, dan layanan lainnya yang disediakan untuk keperluan wisata.
Paket ketiga senilai 2 miliar baht atau sekitar USD64 juta untuk mensubsidi tarif penerbangan domestik, tarif bus antar provinsi, dan biaya sewa mobil untuk total 2 juta orang.
Hingga kini, infeksi Covid-18 di Thailand mencapai 3.135 kasus dengan 58 kematian.
Pemerintah Thailand juga melaporkan nol kasus baru Covid-19 dalam dua hari berturut-turut.