Hayati Nupus
10 Juni 2020•Update: 11 Juni 2020
JAKARTA
Thailand berencana menggelar uji coba pencabutan jam malam selama 15 hari.
Wakil kepala militer Jenderal Nathapol Nakpanit mengatakan meski jam malam akan dicabut, status darurat tetap berlaku.
“Tanpa jam malam, orang dapat melanjutkan kehidupan normal, tapi keadaan darurat akan tetap berlaku jika pemerintah perlu mengambil tindakan cepat untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” ujar Nathapol, kutip the Bangkok Post, Rabu.
Jam malam di Thailand berlaku mulai pukul 23 hingga 3 dini hari.
Setelah uji coba pencabutan selama 15 hari, pemerintah akan mengevaluasi dampak pemberlakuan itu.
Meski begitu, Nathapol belum mengatakan kapan jam malam akan dicabut sementara.
Menanggapi hal itu, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional sekaligus kepala komite pengendalian penyakit Jenderal Somsak Roongsita mengatakan Thailand akan membuka kembali stadion tinju, pada tahap keempat relaksasi.
Namun semua keputusan pengendalian penyakit, tambah dia, adalah keputusan Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand.