Muhammad Nazarudin Latief
25 September 2019•Update: 26 September 2019
JAKARTA
Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Malaysia Yeo Bee Yin menolak seruan pengunduran diri, karena tudingan konflik kepentingan dalam penanganan kabut asap.
Seruan ini mulai terdengar setelah terungkap bahwa perusahaan suaminya, IOI Corporation, mempunyai anak perusahaan perkebunan di Indonesia yang diduga ikut menyebabkan masalah kabut asap.
Menurut dia, sanksi untuk perusahaan yang melanggar hukum merupakan kewenangan pemerintah Indonesia sepenuhnya.
"Saya berharap oposisi dapat memberikan proposal yang lebih konstruktif untuk mengatasi masalah yang telah mempengaruhi negara ini selama beberapa dekade," kata dia, seperti dilansir The Star.
"Kami menyambut ide baik dari pemerintah atau oposisi".
Malaysia diselimuti kabut asap yang berasal dari Indonesia sejak Agustus lalu. Negara ini terpaksa menutup sekolah-sekolah dan membatalkan penerbangan untuk mencegah dampak buruk lain.
Kabut asap juga menyebabkan insiden diplomatik antara kedua negara. Malaysia mengirim nota diplomatik ke Indonesia untuk mendesak tindakan cepat atas kebakaran.
Sementara Indonesia mengatakan beberapa kebakaran di kepulauan itu terjadi di perkebunan kelapa sawit yang dioperasikan oleh perusahaan milik Malaysia.
Di antara perusahaan yang dimiliki Malaysia termasuk Sukses Karya Sawit, unit IOI Corporation.