Hayati Nupus
09 September 2020•Update: 11 September 2020
JAKARTA
Tokoh pers Indonesia sekaligus pendiri perusahaan media Kompas Gramedia Jakob Oetama menghembuskan napas terakhir hari ini.
Jakob meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, di usianya yang ke-88.
Jakob lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931.
Dia mengawali karirnya sebagai guru dan kemudian beralih jalan menjadi wartawan.
Karier jurnalisnya dia mulai dengan menjadi redaktur di majalah mingguan Penabur pada 1956.
Bersama PK Ojong, rekannya sesama jurnalis, Jakob mendirikan Majalah Intisari pada 1963.
Dua tahun kemudian, pada 1965, Jakob dan Ojong mendirikan Harian Kompas yang kemudian berkembang hingga kini.
Sukses dengan Kompas, Jakob menerbitkan koran Indonesia berbahasa Inggris The Jakarta Post pada 25 April 1983.
Atas prestasinya di bidang pers, Jakob memperoleh sederet penghargaan, salah satunya gelar Doktor Honoris Causa bidang komunikasi dari Universitas Gajah Mada.
Rencananya, jenazah Jakob akan disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Kamis esok.