Presiden: Militer Indonesia harus adaptif dengan teknologi tinggi
Untuk mendukung kesejahteraan prajurit, pemerintah mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga 30 tahun
Jakarta Raya
JAKARTA
Presiden Joko Widodo mencanangkan penggunaan teknologi tinggi pada angkatan perang Indonesia untuk mendukung cita-cita sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
“Prajurit TNI di masa depan harus memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri,” ujar Presiden Jokowi, panggilan Presiden Joko Widodo, dalam ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-74, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu.
Oleh karena itu, belanja pertahanan akan diarahkan menjadi investasi pertahanan, ujar presiden.
Presiden Jokowi mengatakan sudah meningkatkan alokasi anggaran pertahanan dari Rp121 triliun pada 2019 menjadi Rp131 triliun pada 2020.
“Untuk kesejahteraan, pemerintah mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga 30 tahun dan meningkatkan tunjangan kinerja menjadi 80 persen pada 2020,” ujar Presiden Jokowi.
Peringatan ulang tahun TNI ini mengambil tema 'TNI Profesional Kebanggaan Rakyat' dan dihadiri 6.806 personel berasal dari tiga matra.
Sejumlah alutsista ditampilkan seperti Radar Surveillance, Turangga, Oerlicon, RM 70 Grad, MRLS, Serpa, MPCP Mistral, Caesar, Atlas Mistral, Astros, Anoa, pesawat Boeing 737, pesawat CN 235, hingga pesawat F 16.
Menurut Global Fire Power, kekuatan militer Indonesia pada 2019 menempati urutan ke-16 di antara 137 negara di dunia dengan indeks 0,28. Di Asia Tenggara, kekuatan militer Indonesia adalah yang tertinggi, sementara di Asia menempati posisi ke-8.
Kekuatan militer Indonesia diperkuat oleh 975.750 personel militer yang aktif dan cadangan.
Selain itu, angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara memiliki sistem pertahanan sendiri dan terintegrasi.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
