Erric Permana
06 Desember 2019•Update: 07 Desember 2019
JAKARTA
Indonesia dan Australia pada Jumat akan menyelenggarakan pertemuan the 6th Foreign and Defence Ministers 2+2 Meeting, di Nusa Dua, Bali.
2+2 Meeting merupakan mekanisme dialog rutin antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara untuk membahas kemajuan kerja sama bilateral di berbagai bidang. Pertemuan yang terakhir diselenggarakan di Sydney, Australia pada bulan Maret 2018
Pertemuan 2+2 kali ini akan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto serta Menteri Luar Negeri Australia arise Payne dan Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, Ini merupakan pertemuan para menteri untuk pertama kalinya sejak kedua negara melaksanakan pemilihan umum di tahun 2019.
Pertemuan akan dimanfaatkan pula untuk menindaklanjuti hasil pertemuan Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison baru-baru ini di sela-sela KTT Asia Timur di Bangkok, Thailand, serta guna menindaklanjuti Kemitraan Strategis Komprehensif yang telah diumumkan pada Agustus 2018.
Beberapa isu yang akan dibahas antara lain mencakup kerja sama maritim, kontra-terorisme, pasukan penjaga perdamaian, teknologi siber, serta penanggulangan dan mitigasi bencana.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto akan melanjutkan pembicaraan terkait kerja sama militer seperti pendidikan militer dan latihan bersama dengan Australia.
"Mengingat kerjasama pertahanan kita dengan Australia termasuk yang paling banyak dibandingkan dengan negara lain," kata Dahnil melalui pesan singkat pada Jumat.