Nasional

Kelompok bersenjata di Papua tembak dua warga sipil

Kabid Humas Polda Papua Ahmad Mustofa Kamal mengatakan pada tahun ini telah terjadi sebanyak 46 kasus kekerasan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata

Erric Permana   | 15.09.2020
Kelompok bersenjata di Papua tembak dua warga sipil Proses evakuasi korban sipil di Papua oleh tim Polda Papua (Polda Papua - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Dua warga sipil di Papua kembali menjadi korban penembakan di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan dua warga sipil tersebut yakni Faturahman yang mengalami luka tembak di bawah pusar serta luka sayatan di kening dan La Ode Anas Munawir yang mengalami luka tembak di lengan sebelah kanan.

Kedua korban saat ini masih dalam kondisi stabil, kata Ahmad Musthofa.

Ahmad Musthofa menegaskan saat ini aparat gabungan TNI/Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Kejadian ini menambah daftar kekerasan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Papua terhadap warga sipil, TNI/Polri di Papua," kata Mustofa Kamal pada Selasa melalui keterangan resminya.

Pada tahun 2020 ini telah terjadi sebanyak 46 kasus kekerasan yang di lakukan oleh kelompok bersenjata.

Dari data yang berhasil didapatkan, dari 46 kasus kekerasan oleh KKB, sebanyak 9 orang korban meninggal dunia. Mereka terdiri dari 5 orang warga sipil, 2 anggota TNI dan 2 anggota Polri.

"Sedangkan korban yang mengalami luka sebanyak 23 orang yakni 10 orang warga sipil, 7 anggota TNI dan 6 anggota Polri," kata Ahmad Musthofa.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın