Hayati Nupus
25 Oktober 2020•Update: 26 Oktober 2020
JAKARTA
Gempa bumi berkekuatan M 5,6 mengguncang Samudera Hindia di sebelah selatan Jawa Barat, pada Minggu pagi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan Rahmat Triyono mengatakan pusat gempa berada di laut 88 km sebelah barat daya Kota Pangandaran, Jawa Barat, di kedalaman 62 km.
“Ini jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik,” ujar Rahmat, dalam siaran pers, Minggu.
Rahmat mengatakan bahwa guncangan keras dirasakan warga Sukabumi, Tasikmalaya, dan Pangandaran, dengan skala IV MMI.
Sementara warga Kuningan, Garut, dan Cilacap merasakan guncangan itu dengan skala III MMI atau guncangan terasa seakan truk berlalu.
Guncangan itu juga terasa oleh warga Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul dan Yogyakarta dengan skala II MMI.
Gempa itu tidak berpotensi tsunami, imbuh Rahmat.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut.