Nicky Aulia Widadio
23 Agustus 2019•Update: 23 Agustus 2019
JAKARTA
Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya pada Jumat sekitar pukul 11.10 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Kepala Balai Besar Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan pusat gempa bumi berada di darat pada jarak 101 kilometer arah barat daya Kabupaten Bogor dengan kedalama lima kilometer.
Gempa terasa di wilayah Sukabumi dengan skala intensitas II - III MMI (modified mercally intensity), di Ciptagelar dengan skala Intensitas III MMI, di Panggarangan Jatake, Cikotok dan Bogor dengan Skala Intensitas II - III MMI.
Skala II artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Sedangkan skala III artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu.
“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” kata Hendro melalui siaran pers, Jumat.Berdasarkan lokasi epicenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi terjadi akibat aktivitas sesar Citarik.
Hasil pemantauan BMKG belum menunjukan adanya gempa bumi susulan.
Hendro mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.