Iqbal Musyaffa
20 Mei 2020•Update: 21 Mei 2020
JAKARTA
Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana (proving flight) untuk freighter pertamanya dengan jenis pesawat B737-500 pada Selasa kemarin.
Freighter ini merupakan modifikasi dari jenis pesawat penumpang milik Citilink yang dikonversi menjadi pesawat kargo dengan kapasitas muatan hingga mencapai 13 ton.
Direktur Utama Citilink Juliandra mengatakan proses pelaksanaan konversi pesawat ini dilakukan di GMF AeroAsia dan telah melaksanakan tahapan sertifikasi oleh DKPPU (Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara).
Dalam penerbangan kemarin, Citilink Freighter menerbangi rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Batam (BTH) dan Kualanamu (KNO) hingga penerbangan kembali menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).
“Citilink melakukan terobosan dengan menyediakan freighter untuk menjawab tantangan dan peluang pasar logistik yang semakin meningkat saat ini dan ke depan,” ujar Juliandra dalam keterangan resmi, Rabu.
Freighter ini akan beroperasi setelah Idulfitri 2020 dan akan mengangkut kargo ke rute-rute domestik hingga kawasan Asia.
“Citilink berharap dengan beroperasinya freighter akan memberikan kontribusi pendapatan tambahan yang cukup signifikan di samping pendapatan utama dari penumpang,” tutup Juliandra.