İqbal Musyaffa
29 Juli 2018•Update: 30 Juli 2018
Enes Kaplan
LUSAKA, Zambia
Turki dan Zambia menandatangani 12 perjanjian kerja sama di ibukota Lusaka pada Sabtu, selama kunjungan resmi pertama kalinya seorang Presiden Turki ke negara Afrika Timur itu.
Perjanjian tersebut meliputi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata serta investasi, olahraga, dan diplomasi.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Zambia Edgar Lungu menghadiri upacara penandatanganan usai keduanya melakukan pembicaraan tingkat delegasi.
Presiden Erdogan mengatakan perjanjian itu sangat penting, terutama untuk memperkuat hubungan bilateral. Presiden Turki menyerukan untuk membentuk komisi ekonomi gabungan dengan segera.
Perusahaan Turki memiliki pengalaman dan prestise di tingkat internasional dalam pekerjaan kontrak utama seperti pembangkit listrik, bendungan, infrastruktur, jalan, dan perumahan.
“Saya yakin bahwa dengan mengikuti tender di Zambia, mereka akan sukses dan berkontribusi pada peningkatan standar pada bidang-bidang tersebut,” tambah dia.
Erdogan berada di Zambia setelah menghadiri pertemuan puncak negara-negara berkembang di Johannesburg, Afrika Selatan.
KTT tiga hari negara-negara BRICS - Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan telah ditutup pada hari Jumat.