İqbal Musyaffa
13 Oktober 2018•Update: 14 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam keterangan resminya, Sabtu, menyebut para pengungsi akibat gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala mulai mengalami berbagai penyakit, seperti gangguan pernafasan (ISPA), gangguan pencernaan, dan diare.
Agar keluhan ini tidak meluas, BAZNAS telah meningkatkan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan.
Layanan kesehatan dilakukan oleh Tim BAZNAS Emergency Center di sejumlah titik pengungsian di daerah Palu, Sigi, dan Donggala pasca-gempa dan tsunami.
"Layanan kesehatan BAZNAS yang tersebar di Sigi, Palu, dan Donggala melayani beragam keluhan yang didera pengungsi, mulai dari dermatitis, trauma luka, gastritis, diare, hingga ISPA, ada juga pasien kecelakaan sepeda motor," kata Koordinator Lapangan Layanan Kesehatan BAZNAS Iqbal.
Iqbal menambahkan, para pasien akan terus diberikan pendampingan hingga benar-benar pulih.
Sementara itu, pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit yang terdekat dengan pengungsian, seperti RS Bhayangkara, RS SIS Aljufri, dan RS Anutapura.
Sejak 30 September hingga 11 Oktober, tim layanan kesehatan BAZNAS telah menangani 1.169 jiwa.
Iqbal mengatakan dari sekian banyak pengungsi yang ada, di antaranya adalah ibu menyusui.
Untuk itu, BAZNAS dalam waktu dekat juga akan mendirikan ruangan khusus ibu menyusui di setiap pos pelayanan BAZNAS.