İqbal Musyaffa
29 Oktober 2018•Update: 30 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Lion Air mengkonfirmasi pesawat dengan kode penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang mengalami kecelakaan tadi pagi mengangkut total 189 orang.
Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi, Senin, mengatakan 178 orang di dalam pesawat merupakan penumpang dewasa, 1 penumpang anak, dan dua penumpang bayi.
“Sementara awak kabin dalam penerbangan tersebut berjumlah 6 orang dengan 2 orang pilot,” ujar Danang.
Para awak kabin bernama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Danang mengatakan pesawat dikomandoi oleh Capt. Bhavye Suneja dengan copilot Harvino.
“Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang,” jelas dia.
Danang juga menegaskan pesawat berada dalam kondisi laik operasi dan merupakan pesawat Boeing 737 MAX 8 terbaru buatan tahun 2018. Pesawat juga baru dioperasikan Lion Air sejak 15 Agustus lalu.
Dia menjelaskan pesawat mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Kemudian setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” sekitar Kerawang.
“Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerja sama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini,” tegas Danang.
Lion Air menurut dia, membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon 021-80820002
“Kami akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut,” tambah dia.
Sementara itu, dari jumlah korban tersebut, 20 orang di antaranya adalah karyawan Kementerian Keuangan.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti dalam pesan singkatnya, Senin, mengatakan ada 20 orang karyawan Kementerian Keuangan yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang hilang kontak dan terjatuh di perairan Karawang tadi pagi.
“Data nama-nama yang beredar masih kami konfirmasi dengan manifes pesawat,” ungkap Nufransa.