Ali Riza Akkir
12 Oktober 2017•Update: 13 Oktober 2017
Ali Riza Akkir
MUGLA
Fatma Aysu, mahasiswi pasca sarjana berumur 24 tahun melanjutkan pekerjaan ayahnya sebagai sopir taksi di Mugla, Turki. Sosoknya pun kini menjadi favorit di kawasan tersebut.
Setelah lulus dari pendidikan sarjananya dua tahun lalu, Aysu memulai pasca sarjana di Universitas Mugla Sitki Kocman. Sejak empat bulan yang lalu Fatma pun memutuskan untuk mewujudukan mimpi masa kecilnya untuk menjadi sopir taksi seperti sang ayah.
Setiap pagi Aysu membersihkan taksinya dan berangkat ke halte untuk menanti penumpang. Dia berharap bisa menambah pendapatan keluarga dengan menyetir delapan jam sehari.
Kepada koresponden Anadolu Agency, perempuan berusia 24 tahun ini mengatakan sangat bahagia bekerja sebagai sopir taksi, meski kadang mengalami kesulitan di jalan.
Aysu mengatakan banyak penumpang yang kaget ketika melihatnya berada di depan setir, tapi mereka menikmati perjalanan bersamanya.
“Penumpang merasa aman bersama saya. Anak-anak yang mereka titipkan, saya antar ke alamat yang mereka minta. Saya menganggap menyetir mobil ini sebagai ini,” kata Aysu.
Beberapa bulan menjalani profesi sebagai sopir, dia pun kini dipanggil sebagai Sopir Fatma oleh orang sekitar. “Banyak penumpang yang minta foto bersama, mereka memanggil saya ‘Sopir Fatma’,” kata dia.
Di tempat lain, ayah Aysu, Suleyman, mengaku kagum dengan anak perempuannya itu. Dia bahkan merasa, jumlah penumpang wanita yang datang ke halte taksi meningkat sejak Aysu mengendarai taksi.
“Di halte kami tidak ada supir wanita lainnya, Fatma membuat halte kami menjadi lebih berwarna. Kami sangat senang,” ungkap Suleyman.