Muhammad Abdullah Azzam
17 Februari 2018•Update: 17 Februari 2018
Tugcenur Yilmaz
ANKARA
Sekretaris Jenderal Dewan Eropa Thorbjorn Jagland mengungkapkan dalam sebuah konferensi di mahkamah konstitusi Turki bahwa Eropa membutuhkan Turki, sebagaimana Turki membutuhkan Eropa.
Jagland berbicara dalam acara konferensi ‘Akademi Keadilan’ di Mahkamah Konstitusi Turki.
“Bersama-sama berdiri tegak dan kuat adalah jawaban yang paling ampuh untuk melawan angin kencang yang menerjang Eropa,” ujar Jagland.
Jagland menyampaikan bahwa dirinya dan Dewan Eropa menentang tindakan kudeta pada 15 Juli 2016 lalu. “Saya memahami kejahatan di balik upaya kudeta 15 Juli dan sangat mengerti permasalahan teror yang dihadapi oleh Turki,” ujar dia.
Dewan Eropa pun dengan cepat mengutuk dan menentang upaya kudeta tahun lalu tersebut. “Saya juga telah menyampaikan dengan jelas bahwa Turki dapat mengandalkan solidaritas dan dukungan dari kami," kata dia.
Jagland mengatakan proses penegakan hukum pasca kudeta harus sesuai dengan pasal hukum yang ditetapkan oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR) dan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia.
"Memang benar, pihak berwenang harus menyelidiki tiap kejahatan yang dilakukan. Selain itu, para pelaku kejahatan harus diperkarakan. Itu sudah jelas.
"Segala tindakan pencegahan harus dilakukan pada kondisi yang luar biasa dan darurat. Namun hal tersebut harus dilakukan sesuai dengan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia dan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa [ECHR]," ujar dia.
Jagland mengatakan, negara-negara anggota Dewan Eropa dalam beberapa tahun terakhir ini berhadapan dengan masalah serangan teror, krisis ekonomi, migrasi massal dan peperangan di daerah perbatasan.
Oleh sebab itu, Jagland menekankan pentingnya membangun kerja sama dengan Turki dalam menangani masalah-masalah ini.