Can Erozden
27 Januari 2019•Update: 28 Januari 2019
Can Erozden
ANKARA
Setidaknya 17 orang tewas dan 42 lainnya terluka setelah dua bom meledak di sebuah gereja di Provinsi Sulu, selatan Filipina, ujar media lokal, Minggu.
“Kami mengutuk keras pemboman yang terjadi di Katedral Jolo di Barangay Walled City, Sulu, pagi ini, tepat sebelum dimulainya misa suci yang menewaskan dan melukai tentara serta warga sipi,” ujar Sekretaris Departemen Pertahanan Nasional (DND) Filipina Delfin Lorenzana kepada wartawan.
Dari 17 orang yang dilaporkan tewas, lima di antaranya merupakan personil militer dan 12 lainnya warga sipil, ujar Kantor Berita Filipina.
Selain itu, 42 warga sipil, 16 prajurit dan satu personil Philippine Coast Guard terluka dalam serangan itu.
Saat ini tentara Filipina menaikkan tingkat siaga untuk mengamankan seluruh tempat ibadah dan tempat umum di negara itu.