24 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
DOHA
Arab Saudi akhirnya memberikan izin akses masuk kepada jemaah haji dari Qatar dengan menggunakan penerbangan manapun kecuali maskapai milik negara itu, Qatar Airways.
“Jemaah Qatar yang sudah memiliki izin haji dapat datang langsung dari Doha atau melalui tempat transit lainnya,” kata Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) dalam pernyataan resmi seperti dikutip oleh kantor berita SPA pada Minggu.
Penerbangan langsung darı Doha ke Riyadh akan menjadi yang pertama sejak Arab Saudi dan tiga negara teluk lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena tuduhan mendukung terorisme. Qatar membantah tuduhan tersebut dan menganggap blokade ini merupakan pelanggaran hukum internasional.
GACA mengatakan jemaah haji Qatar hanya boleh mendarat di Bandara King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz di Madinah.
Minggu lalu, kepala Komite Nasional Hak Asasi Manusia Qatar Ali bin Smeikh al-Marri meminta pemerintah Arab Saudi untuk tidak melarang jemaah haji Qatar beribadah ke tanah suci.
Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memblokade Qatar dan meminta televisi Aljazeera dan basis militer Turki ditutup sebagai syarat untuk membuka kembali blokade.
Dilaporkan oleh Ahmed al-Masri; Ditulis oleh Ali H. M. Abo Rezeg