24 Oktober 2017•Update: 26 Oktober 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA, Filipina
18 Anggota kelompok pemberontak komunis New People’s Army (Tentara Rakyat Baru) menyerahkan diri ke pemerintah Filipina, Senin, di Senator Ninoy Aquino, Provinsi Sultan Kudarat.
Menurut laporan Kantor Berita Filipina, Letnan Kolonel Harold Cabunoc, komandan Batalyon Infanteri ke-33, menyambut pasukan pemberontak, yang telah sejak lama bersembunyi di pegunungan dan berperang melawan pasukan pemerintah.
"Saya memuji keputusan Anda untuk menyerah dan menjadi warga negara yang taat hukum," kata Cabunoc kepada kelompok pemberontak.
Pemerintah Filipina telah mendorong Program Integrasi Lokal Komprehensif yang menyediakan bantuan finansial dan mata pencaharian sehingga mereka dapat menafkahi hidup mereka sendiri.
Cabunoc berkata bahwa pemerintah daerah juga telah secara aktif mendukung kampanye kontra pemberontakan atas kelompok komunis yang beroperasi di wilayah tersebut melalui penyampaian layanan publik kepada masyarakat miskin.
Selain itu, kelompok pemberontak juga telah menyerahkan 10 senjata api dan 5 bom rakitan.
Sebanyak 40 pemberontak komunis telah menyerahkan diri ke pemerintah Senator Ninoy Aquino.
Konflik antara pemerintah dan Tentara Rakyat Baru telah berlangsung sejak 1968 dan telah menewaskan lebih dari 40.000 jiwa.
Perundingan damai antara pasukan pemerintah dengan Partai Komunis Filipina terhambat menyusul serangkaian serangan pemberontak terhadap pasukan keamanan pada Juli.