10 Februari 2018•Update: 11 Februari 2018
ANKARA
Sedikitnya 1.141 PKK/KCK/ PYD-YPG dan teroris Daesh telah "dinetralisir" sejak awal Operasi Ranting Zaitun di Afrin, Suriah, ujar Staf Umum Turki, Sabtu.
Otoritas Turki sering menggunakan kata "dinetralisir" dalam pernyataannya untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah, terbunuh atau tertangkap.
Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan Angkatan Bersenjata Turki telah menghancurkan 36 target teroris PKK/ KCK/PYD-YPG dan Daesh serta "menetralisir" lebih 79 teroris pada serangan udara Sabtu pagi.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.
Dilaporkan Ilkay Guder: Ditulis Burcu Arik