Ovunc Kutlu
13 April 2018•Update: 13 April 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Presiden Donald Trump telah meminta penasihatnya untuk mengupayakan partisipasi AS kembali dalam perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), kata Senat Amerika Serikat, Kamis.
Dua senator AS mengatakan, Trump meminta Kepala Penasihat Ekonomi Larry Kudlow dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer untuk meninjau kesepakatan perdagangan tersebut.
Setelah menyebut perjanjian tersebut "bencana" saat kampanye kepresidenan, Trump menarik AS dari perjanjian yang disepakati 12 anggota dengan mengeluarkan sebuah memorandum pada Januari 2017 - tiga hari setelah pelantikannya.
Keputusan Trump saat itu dikritik oleh anggota parlemen di kedua belah pihak, karena dengan menarik diri dari TPP dapat mempersulit posisi AS untuk bersaing dengan Tiongkok di pasar Asia dan Pacific Rim.
Bulan lalu, 11 negara anggota TPP kembali menandatangani perjanjian yang telah berganti nama menjadi "Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik" pada Maret. Namun perjanjian itu belum diratifikasi sehingga belum berlaku.
Trump telah mengenakan tarif baru pada impor baja dan aluminium, dan hampir memantik perang dagang dengan Tiongkok karena tarif tambahan.
Dia juga meminta Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) untuk dinegosiasi ulang, dan menyebutnya "kesepakatan terburuk yang pernah ada". Putaran pertama negosiasi NAFTA dimulai Agustus lalu antara AS, Kanada, dan Meksiko.