Iqbal Musyaffa
15 April 2020•Update: 16 April 2020
JAKARTA
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan pada bulan Maret sebesar USD743,4 miliar, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan surplus tersebut berasal dari total ekspor pada Maret sebesar USD14,09 miliar dan impor sebesar USD13,35 miliar.
“Ini berita menggembirakan di tengah kondisi yang tidak menentu saat ini. Kita lihat perkembangannya nanti pada April dan Mei,” kata Suhariyanto dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan surplus neraca perdagangan tersebut lebih baik dari surplus neraca perdagangan pada Maret tahun lalu yang sebesar USD670,8 juta yang terdiri dari total ekspor USD14,12 miliar dan total impor USD13,45 miliar.
Surplus ini menjadi yang kedua diraih Indonesia pada tahun 2020 setelah sebelumnya pada Februari juga mencatat surplus USD2,51 miliar.