Muhammad Abdullah Azzam
09 Desember 2020•Update: 09 Desember 2020
Sevgi Ceren Gokkoyun, Sefa Sengul
ANKARA
Menteri industri dan teknologi Turki pada Selasa mengatakan negara itu telah menjadi pusat daya tarik investasi global dalam periode reformasinya selama 18 tahun terakhir.
Mengundang investor asing ke Turki, pada pertemuan Komisi Ekonomi Turki-Hongaria di ibu kota Ankara Menteri Industri dan Teknologi Mustafa Varank mengatakan bahwa Turki memiliki paket reformasi komprehensif baru di bidang ekonomi dan keadilan.
Orang-orang yang mempercayai Turki dan berinvestasi di negara itu akan mendapatkan lebih dari ekspektasi mereka pada periode ini, tutur dia.
Menyinggung hubungan ekonomi Turki-Hongaria, Varank mengatakan perdagangan bilateral mencapai USD2,6 miliar tahun lalu dari USD356 juta pada tahun 2001 silam.
"Saya yakin kedua negara akan mencapai volume perdagangan bilateral USD6 miliar, yang ditargetkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri [Hongaria] Viktor Urban," tambah dia.
Kedua negara memiliki peluang kerja sama di beberapa bidang seperti transportasi, energi terbarukan, konstruksi, aplikasi digital, pertanian, permesinan, pariwisata, dan kesehatan, kata Varank.
Peter Szijjarto, menteri luar negeri dan perdagangan Hongaria, mengatakan pentingnya kerja sama internasional meningkat selama pandemi.
Hongaria ingin membuat kerja sama yang lebih erat dengan 10 ekonomi teratas di dunia dan Turki ingin menjadi salah satu negara ekonomi tersebut, ujar dia.
"Kami berharap untuk perkembangan hubungan yang paling dalam dan paling komprehensif antara UE dan Turki. Kami juga mendukung pembaruan dan modernisasi Perjanjian Serikat Pabean antara Turki dan UE," tukas dia.