Muhammad Nazarudin Latief
21 Maret 2019•Update: 22 Maret 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Malaysia sedang mencari berbagai opsi untuk menyelamatkan maskapai nasional, Malaysia Airlines Bhd. (MAS) yang terus mengalami kerugian, ujar Menteri Urusan Ekonomi Datuk Seri Mohamed Azmin Ali, Kamis.
Seperti dilansir oleh Utusan, Menteri Azmin mengatakan upaya dari pemerintah sendiri untuk menyelamatkan perusahaan ini juga merupakan salah satu pilihan.
Namun, "Pemerintah tidak memiliki kapasitas mengalokasikan dana untuk menyelamatkan Malaysia Airlines Bhd. Itu hanya sebuah pilihan, tetapi tentu saja kami ingin melihat apa pilihan terbaik.
"Kami telah mengalokasikan banyak uang dalam lima tahun terakhir dan saat ini kami tidak memiliki kapasitas untuk melakukannya," ujar dia.
Sebelumnya, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengungkapkan bahwa ada banyak investor asing maupun domestik yang mengincar untuk membeli maskapai tersebut, seperti beritakan Channel News Asia.
Menurut Mahathir, "Ada pihak-pihak tertentu yang tertarik untuk membeli (maskapai), jadi kami tidak menolak (kemungkinan menjual)."
Namun Mahathir tidak mengungkapkan nama-nama perusahaan yang berminat tersebut.
Pemerintah akan mempertimbangkan apakah akan mengubah manajemen maskapai, mengurangi atau memperluasnya.
“MAS masih menghadapi kerugian. Oleh karena itu, salah satu opsi adalah menjual," ujar dia.