Iqbal Musyaffa
02 Juni 2020•Update: 02 Juni 2020
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia pada April hanya 160.042 kunjungan, turun drastis dibanding tahun lalu karena dampak penyebaran Covid-19.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan sebagian besar turis berasal dari Timor Leste sebanyak 83,5 ribu atau 52,2 persen dari total kunjungan.
Selain itu dari Malaysia sebanyak 62,4 ribu atau 39 persen kemudian Singapura sebanyak 2,1 ribu atau 1,3 persen dari total turis.
“Dampak Covid-19 terhadap pariwisata mulai terasa sejak Februari,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa.
Suhariyanto menambahkan bahwa sebagian besar turis asing datang ke Indonesia melalui jalur darat dengan jumlah 112,7 ribu atau 70 persen dari total turis asing.
“Ini wajar karena sebagian besar turis berasal dari Timor Leste dan Malaysia yang berbatasan darat dengan Indonesia, selain juga karena adanya pembatasan penerbangan,” urai dia.
Selain itu, sebanyak 46,6 ribu turis atau 29 persen dari total turis asing pada April masuk melalui jalur laut, dan hanya 800 orang melalui jalur udara atau hanya 1 persen.
Suhariyanto mengatakan jumlah turis asing pada April turun 66,02 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 470.970 kunjungan, dan juga turun 87,44 persen dibanding April tahun lalu yang berjumlah 1.274.231 kunjungan.
“Dampak Covid-19 pada pariwisata sangat besar dan perlu hati-hati karena bisa berdampak ke sektor pendukung seperti tingkat hunian kamar, industri kreatif, transportasi, dan perdagangan,” ungkap dia.
Hal ini terlihat dari tingkat hunian kamar hotel berbintang pada April hanya 12,67 persen atau turun 19,57 poin dari Maret dan juga turun 41,23 poin dari April tahun lalu.