Muhammad Nazarudin Latief
24 Mei 2019•Update: 24 Mei 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Indonesia mendapatkan komitmen kelanjutan operasi usaha hulu migas di Blok Corridor di Sumatera Selatan dari Conoco Phillips bersama dengan para pemegang participating interest, ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasiun Jonan.
“Pemerintah mengedepankan pendekatan business to business untuk penerimaan negara yang lebih maksimal dan memastikan kelanjutan operasi blok tersebut,” ujar dia dalam siaran persnya, Jumat.
Menteri Jonan bertemu dengan CEO Conoco Philips Ryan Lance pada Rabu di Houston, didampingi Wakil Kepala SKK Migas Sukandar, Duta Besar Indonesia di Washington Mahendra Siregar.
Hak kelola Blok Corridor akan berakhir pada 2023. Saat ini Blok Corridor menyumbang sekitar 17 persen dari total produksi gas di Indonesia.
Menteri Jonan juga bertemu dengan EVP Upstream Chevron James W Johnson, untuk membahas beberapa isu antara lain Blok IDD dan transisi Blok Rokan kepada Pertamina.