Iqbal Musyaffa
09 Oktober 2020•Update: 12 Oktober 2020
JAKARTA
Bank Indonesia memperkirakan inflasi sebesar 0,02 persen pada Oktober.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan dengan pemantauan harga pada pekan kedua Oktober bisa diperkirakan inflasi Oktober 2020 secara tahun kalender sebesar 0,91 persen dan secara tahunan sebesar 1,39 persen.
“Penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain dari cabai merah sebesar 0,06 persen secara bulanan,” ujar Onny dalam keterangan resmi, Jumat.
Selain itu, inflasi juga berasal dari minyak goreng dan bawang merah masing-masing sebesar 0,01 persen secara bulanan.
Komoditas yang menyumbang deflasi secara bulanan pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar 0,05 persen, emas perhiasan sebesar 0,02 persen, dan beras sebesar 0,01 persen.
Apabila perkiraan inflasi ini bertahan sepanjang Oktober, maka akan menjadi inflasi pertama setelah dalam tiga bulan terakhir Indonesia selalu mencatatkan deflasi.