1 23
21 April 2021•Update: 21 April 2021
SANAA, Yaman
Pemerintah Yaman pada Selasa memulai program vaksinasi virus korona untuk pertama kalinya.
Ali Al-Walidi, wakil menteri kesehatan Yaman, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kampanye vaksinasi itu berlangsung di 13 provinsi dan 22 provinsi lain yang berada di bawah kendali kelompok Houthi.
Dia mengatakan kampanye tersebut akan mencakup 317.363 petugas kesehatan, orang tua dan pasien penyakit kronis dan dilaksanakan atas dukungan dari WHO dan UNICEF serta Pusat Bantuan dan Aksi Kemanusiaan Raja Salman.
Al Walidi mengatakan program itu akan berlangsung 14 hari dan dilakukan oleh 1.740 petugas kesehatan.
Dia mengatakan vaksin AstraZeneca yang digunakan dalam kampanye vaksinasi itu aman dan efektif serta digunakan oleh negara-negara Arab kepada warganya, dan efektivitasnya telah terbukti tanpa memperhatikan adanya efek yang merugikan.
Al Walidi mendesak semua tenaga kesehatan untuk bekerja demi keberhasilan kegiatan kampanye vaksinasi tersebut.
Yaman pada Senin mencatat 5.858 kasus virus korona termasuk 1.132 kematian dan 2.261 orang yang telah pulih.
Jumlah tersebut tidak termasuk di wilayah kendali Houthi yang mengumumkan hingga 18 Mei 2020, hanya empat kasus yang tercatat, termasuk satu kematian, di tengah tuduhan bahwa kelompok pemberontak itu tengah menyembunyikan jumlah sebenarnya.