Berk Kutay Gokmen
31 Desember 2025•Update: 31 Desember 2025
ISTANBUL
Korea Selatan melaporkan dua kasus baru flu burung patogen tinggi (highly pathogenic avian influenza/HPAI) pada peternakan unggas, sehingga total kasus pada musim ini meningkat menjadi 26.
Menurut laporan Yonhap News pada Senin, kasus terbaru terdeteksi di sebuah peternakan bebek di Provinsi Chungcheong Utara serta peternakan ayam di Provinsi Jeolla, sebagaimana disampaikan oleh Markas Besar Manajemen Bencana Pusat Korea Selatan.
Otoritas setempat langsung membatasi akses ke peternakan yang terdampak, melakukan pemusnahan unggas, serta memulai penyelidikan untuk menelusuri sumber dan penyebaran wabah. Selain itu, pemerintah memberlakukan penghentian sementara operasional fasilitas terkait dan kendaraan peternakan di wilayah tersebut guna mencegah penularan lebih lanjut.
Virus H5N1, yang umum dikenal sebagai flu burung, terutama menyebar di antara unggas yang terinfeksi, namun dalam kasus tertentu dapat menular ke manusia. Gejala pada manusia dapat meliputi demam, batuk, pilek, hingga komplikasi pernapasan berat.