Muhammad Nazarudin Latief
05 Desember 2018•Update: 05 Desember 2018
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Perwakilan khusus AS untuk Suriah James Jeffrey akan melakukan perjalanan ke Turki dan Yordania antara 4-14 Desember, Departemen Luar Negeri mengatakan Selasa.
Jeffrey akan bergabung dengan Joel Rayburn, wakil asisten sekretaris negara untuk urusan Levant dan Suriah.
"Di Turki, Duta Besar akan bertemu dengan para pemimpin Turki dan pejabat senior lainnya untuk membahas promosi stabilitas dan keamanan di Suriah," kata Deplu dalam sebuah pernyataan.
Dia juga akan melakukan "Kelompok Kerja Tingkat Tinggi tentang Suriah" dengan para pejabat Turki untuk menangani masalah keamanan di AS dan Turki dan melanjutkan kemajuan pada isu-isu kepentingan bersama mengenai krisis Suriah, menurut pernyataan itu.
"Di Yordania, Duta Besar Jeffrey akan bertemu dengan pejabat senior Jordania untuk menekankan pentingnya mempertahankan tekanan pada rezim Suriah dan mendorong semua upaya yang mungkin untuk memajukan jalur politik sebagaimana yang diminta dalam UNSCR 2254," kata pernyataan itu.
Jeffrey akan membahas "cara-cara tambahan untuk memastikan akses yang konsisten dan tanpa hambatan ke bantuan kemanusiaan dan medis" bagi para pengungsi di kamp Rukban.
Terletak di padang pasir di perbatasan Suriah-Yordania, kamp itu adalah rumah bagi hampir 60.000 pengungsi yang terlantar akibat konflik yang sedang berlangsung di Suriah.
"Dia juga akan bertemu dengan personel AS yang fokus pada masalah kebijakan Suriah dari seluruh dunia," kata departemen itu.
Rezim Suriah telah memberlakukan pengepungan ketat di sekitar kamp, yang memicu memburuknya kondisi kemanusiaan bagi penduduknya.
Suriah baru saja mulai muncul dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tak terduga.