Maria Elisa Hospita
27 Juni 2019•Update: 28 Juni 2019
Busra Nur Bilgic
ANKARA
Badan Pengungsi PBB (UNHCR) meminta semua negara untuk mengambil tindakan setelah sebuah foto beredar di media sosial.
Foto itu menunjukkan seorang ayah dan anak perempuan yang tewas tenggelam ketika melintasi Sungai Rio Grande, dalam perjalanan mereka ke AS.
Jasad Oscar Alberto Martinez Ramirez dan putrinya, Valeria, ditemukan tertelungkup ke dalam lumpur hitam.
UNHCR mendesak seluruh negara di kawasan itu untuk mengambil langkah sesegera mungkin agar tragedi serupa tak terjadi lagi.
“UNHCR juga telah mengajukan cara-cara untuk menambah dan memperkuat pemrosesan pencari suaka di Amerika Serikat, termasuk kondisi dalam tahanan,” kata badan itu dalam sebuah pernyataan.
"Kurang dari empat tahun setelah dunia menyaksikan tubuh tak bernyawa seorang balita pengungsi Suriah, Alan Kurdi, yang terkatung-katung di pantai Mediterania, kita sekali lagi dihadapkan dengan bukti visual tentang perjalanan berbahaya di perbatasan," tambah UNHCR.
“Kematian Oscar dan Valeria merupakan kegagalan untuk mengatasi kekerasan dan keputusasaan yang mendorong orang-orang melakukan perjalanan berbahaya demi prospek kehidupan yang aman dan bermartabat,” ujar Filippo Grandi, komisaris tinggi PBB untuk pengungsi.