Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Agustus 2018•Update: 24 Agustus 2018
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Seorang pria kulit putih Afrika Selatan telah memicu kemarahan di seluruh negeri dengan memposting video dirinya sendiri mengucapkan sebuah cercaan rasial terhadap orang kulit hitam.
Dalam video yang diposting online, Adam Catzavelos menggunakan kata "Kaffir" saat merayakan absennya orang kulit hitam di pantai sebuah Pulau di Yunani di mana dia pergi berlibur. Video itu telah menjadi viral.
Kata "Kaffir" itu digunakan selama era apartheid untuk melecehkan orang kulit hitam dan menghina dan menindas mereka di negara kelahiran mereka sendiri.
Keluarga Catzavelos yang mengelola jaringan toko mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka terkejut atas videonya.
Mereka mengatakan video itu "menjijikkan dan mereka sepenuhnya memisahkan diri dari sentimen yang diungkapkannya".
“Kami menolak rasisme dalam bentuk apa pun. Adam Catzavelos telah diberhentikan dengan segera dari bisnis keluarga, St. Georges Fine Foods, dan kepemilikan saham minoritasnya akan dibatalkan,'' kata pernyataan itu.
Partai Pejuang Kemerdekaan Ekonomi (EFF) telah melaporkan kasus rasisme yang dilakukan Catzavelos ke kantor polisi setempat.
"Kami tidak akan mentolerir ucapan itu atau kata-kata lainnya," kata pemimpin EFF Johannesburg Mandisa Mashego kepada wartawan setelah membuka kasus ini.
Dia menyerukan pemboikotan bisnis keluarga Catzavelos.
Afrika Selatan keluar dari pemisahan rasial yang berlangsungan selama puluhan tahun pada 1994.