Diyar Guldogan
25 Juli 2023•Update: 26 Juli 2023
ANKARA
Turkiye pada Senin mengutuk keras "serangan keji" yang berulang-ulang terhadap kitab suci umat Islam Al-Quran, dan menyerukan Denmark untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah "tindakan keji" semacam itu.
"Kami mengutuk sekeras mungkin serangan keji yang berulang kali terhadap kitab suci kami, Al-Quran," kata Kementerian Luar Negeri Turkiye dalam sebuah pernyataan.
"Otoritas Denmark harus bertindak sesuai tanggung jawab internasional mereka dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah tindakan keji yang memicu kebencian terhadap agama Islam dan miliaran umatnya," imbuh kemlu Turkiye.
Pernyataan kutukan dari Ankara muncul setelah serangan terhadap Al-Quran terus berlanjut di ibu kota Denmark, Kopenhagen, ketika anggota kelompok Patriot Denmark, yang dikenal karena sikap anti-Islam dan ultra-nasionalis mereka, membakar dua salinan Al-Quran pada Senin.
Beberapa bulan terakhir telah terjadi tindakan pembakaran atau penistaan terhadap Al-Quran berulang kali, atau upaya untuk melakukannya, oleh tokoh atau kelompok Islamofobia, terutama di utara Eropa dan negara-negara Nordik.