Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 September 2019•Update: 19 September 2019
Yesim Sert Karaaslan
ANKARA
Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di Turki pada Rabu mengatakan bahwa Ankara mengupayakan penyelesaian politik untuk konflik yang berkepanjangan di Suriah dan penghapusan ancaman di perbatasan bagian tenggaranya.
Mengacu pada KTT trilateral tentang Suriah di Turki awal pekan ini, juru bicara partai Omer Celik mengatakan bahwa penting bagi pemimpin tiga negara untuk menentang agenda separatis ini.
Turki sering menyoroti koridor teror di sepanjang perbatasannya dengan Suriah dan menggarisbawahi kehadiran YPG/PYD di sana.
Kepala negara Rusia, Iran dan Turki menghadiri KTT trilateral yang menegaskan bahwa proses perdamaian di Suriah harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyatnya.
"Turki terus bekerja sama dengan pihak lain serta dengan Rusia untuk mengendalikan situasi di Idlib Suriah," tambah Celik.
September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah provinsi Idlib utara Suriah menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, rezim Suriah dan sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, dengan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah menewaskan sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.