Astudestra Ajengrastrı
28 Mei 2018•Update: 29 Mei 2018
Kemal Karadag
YOZGAT, Turkey
Wakil perdana menteri Turki pada Minggu mengkritik Jerman karena memperbolehkan demo pro-PKK di kota Cologne dan menuduh Berlin berpihak dalam pemilihan umum Turki yang akan diadakan pada 24 Juni mendatang.
"Mereka memperbolehkan [pendukung] PKK untuk melakukan demonstrasi di Cologne. Mereka tidak adil dan objektif terhadap Turki. Mereka bahkan tidak berusaha untuk terlihat adil dan objektif," ujar Bekir Bozgad dalam sebuah pertemuan di provinsi Yozgat, Turki.
Komentar ini dibuat sehari setelah partai oposisi Partai Demokrasi Kerakyatan (HDP), yang dituduh pemerintah sebagai front politik untuk PKK, mengadakan kampanye di kota Cologne pada Sabtu.
Nyaris seribu orang pendukung PKK berkumpul di lapangan Neumarkt di Cologne, menurut juru bicara kepolisian Jerman kepada Anadolu Agency.
Polisi tidak mengizinkan simbol dan bendera PKK dipakai dalam demonstrasi tersebut. Meski, kelompok tersebut meneriakkan slogan yang menentang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
"Jerman mengubah peraturan mereka untuk melarang semua negara mengadakan demonstrasi di Jerman saat pemilu, tapi tujuan mereka sebenarnya adalah untuk melarang Turki," ujar Bozdag.
PKK telah dilarang di Jerman sejak 1993, namun kelompok pendukungnya tetap aktif sampai saat ini, dengan jumlah pengikut sekitar 14.000 orang di Jerman.
Ankara telah lama mengkritik Berlin karena tak bersikap keras terhadap PKK, yang menggunakan negara tersebut sebagai pusat penggalangan dana, perekrutan anggota, dan aktivitas propaganda mereka.
PKK masuk daftar organisasi teroris di Turki, AS, dan UE, dan telah melakukan kampanye melawan pemerintahan Turki sejak pertengahan 1980-an, yang mengakibatkan sekitar 40.000 orang terbunuh.