Muhammad Abdullah Azzam
20 Desember 2019•Update: 22 Desember 2019
Ali Korkmaz
IZMIR, Turki
Kejaksaan di Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 88 orang terkait Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik upaya kudeta yang gagal 2016 lalu.
Jumlah tersebut termasuk 40 tentara yang masih aktif di kemiliteran.
Sebanyak 52 tersangka di antaranya sudah ditahan, sementara 36 lainnya masih dalam pencarian.
Para tersangka dituduh berkomunikasi dengan kelompok teror melalui telepon berbayar.
Turki mengklaim FETO sebagai dalang di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintah melalui infiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan kejaksaan.
FETO dan pemimpinnya di AS, Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta yang kalah 15 Juli 2016, yang menyebabkan 251 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang terluka.
Turki mengklaim FETO berada di belakang kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.