Muhammad Abdullah Azzam
03 Juli 2019•Update: 04 Juli 2019
Bayram Altuğ
JENEWA
Wakil Tetap Turki untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss Duta Besar Sadik Arslan mengecam serangan rezim Bashar al-Assad terhadap Zona De-eskalasi Idlib pada rapat Dewan HAM PBB yang ke-41 kemarin Selasa.
"Melawan terorisme tidak benar dengan melakukan serangan sembarangan terhadap warga sipil," ujar Arslan.
Dia mengatakan bahwa serangan-serangan rezim ke wilayah Idlib baru-baru ini menewaskan ratusan orang serta memaksa 330 ribu warga sipil mengungsi.
Arslan menggarisbawahi bahwa infrastruktur sipil di wilayah tersebut, termasuk rumah sakit dan sekolah, secara sengaja menjadi target serangan rezim.
Arslan memperingatkan bahwa serangan rezim terhadap Idlib memberikan risiko bencana kemanusiaan dan runtuhnya proses politik di Suriah.
Duta Besar Arslan menegaskan bahwa negaranya tak akan ragu untuk melakukan serangan balasan bila rezim Assad kembali melancarkan serangan ke fasilitas militer Turki di wilayah tersebut.
Dia juga menyebut bahwa negaranya tidak akan meninggalkan warga sipil sendirian di sana.
Duta Besar Arslan mengungkapkan pihaknya menginginkan negara tetangga tersebut memiliki pemerintahan yang damai dan demokratis, yang melindungi integritas tanahnya dan menjaga stabilitas keamanan.