Rıskı Ramadhan
22 Maret 2018•Update: 23 Maret 2018
Yasim Sert Karaaslan
ANKARA
Presiden Turki dan Jerman pada Rabu membicarakan pentingnya upaya bersama untuk memerangi terorisme dalam sebuah percakapan telepon, menurut sumber kepresidenan Turki.
Recep Tayyip Erdogan dan Frank-Walter Steinmeier sepakat untuk memperkuat hubungan Turki-Jerman, kata sumber yang tak ingin disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media.
Erdogan menyampaikan niat Turki untuk mempercepat dialog dan kerja sama dengan pemerintah baru Jerman, Erdogan juga menyebutkan percakapannya dengan Kanselir Angela Merkel pekan lalu, sumber menambahkan.
Menurut sumber, kedua pemimpin juga menyatakan bahwa komunitas Turki yang tinggal di Jerman merupakan bentuk ikatan kemanusiaan yang kuat antara kedua negara.
Erdogan juga berbagi informasi seputar Operasi Ranting Zaitun yang diluncurkan Turki di barat laut Suriah, kata sumber.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi kelompok teroris YPG/PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, kota di barat laut Suriah di tengah meningkatnya ancaman dari kawasan itu.
Pasukan yang didukung Turki pada Minggu berhasil membebaskan pusat kota Afrin, yang telah menjadi tempat persembunyian utama untuk YPG/PKK - cabang Suriah PKK - sejak 2012.
Menurut Staf Umum Turki, Operasi Ranting Zaitun bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi masyarakat Suriah dari kekejaman dan penindasan teroris.